Tutup Air Radiator (Jangan Asal Ganti)



Bagi kalian yang kendaraan sudah dibekali berpendingin cairan sudah barang tentu mengetahui radiator dan piranti pendingin ini juga ada perawatannya mas bro. Mulai dari tutup thermostat radiator atau tutup radiator, kondensor hingga cairannya itu sendiri. Saya akan membahas hal yang paling fatal ketika kita ingin mencoba memperbaiki sendiri radiator kita. Kalo soal perawatan cairan radiator atau istilahnya coolant mungkin bisa dibilang semua orang juga sudah mengerti setiap berapa tahun sekali sebaiknya air radiator ini harus diganti atau di kuras juga kondensor yang harus di semprot dengan air bertekanan supaya lumpur dan partikel debu yang di dalamnya bisa keluar.

Kita akan membahas ketika tutup radiator ini bermasalah, seal karetnya robek hingga pegas di tutup radiatornya tidak bekerja lagi. Setiap kendaraan yang telah mengaplikasikan radiator pasti tahu tutup radiatornya, dan diatas tutup radiator ini terdapat kode mas bro, jangan sampai asal beli ketika piranti ini rusak. Pastikan kode tersebut sama dengan standartnya. Diatas tutup radiator ini terdapat label dilarang membuka ketika mesin panas, pasti sudah tau kan mas bro? tapi disini pasti terdapat angka yang menunjukkan seberapa tekanan yang bisa mengaktifkan thermostat di dalamnya. Terdapat angka 1.0 Bar , 1.1 bar hingga 1.5 bar tergantung kapastias mesin dan teknologi kendaraan tersebut yang diusung. Biasanya untuk kendaraan motor tertulis "108" artinya itu konversi dari "1.0" dimana perhitungannya 1.0 bar = 108 Kpa selebihnya bisa kalian konversikan sendiri. Tujuan dibuat kode tersebut supaya user tidak keliru dalam membeli tutup radiator ini.

Fungsi dari radiator cap yaitu untuk mengatur pola mengalirnya radiator coolant atau air radiator. Jika suhu air radiator meninggi atau panas dan tekanan didalamnya mencapai 1 bar, maka thermostat yang berada di tutup radiator ini akan membuka dan air tersebut akan di alirkan menuju reservoir tank, tujuan dialirkannya ke tempat ini untuk menurunkan suhu air radiator selain dari fan kondensor. Ketika suhu air radiator menurun maka air akan kembali ke lintasan water jacket atau ke seluruh dinding mesin.



Bagiamana jika tutup radiator ini sudah berumur kang? biasanya kalo cadangan atau reservoir tank akan cepat berkurang karena efek dari lebih awalnya thermosat terbuka. Jika kita salah membeli tutup radiator dengan spesifikasi lebih dari 108 Kpa karena efeknya bahaya mas bro, mesin akan over heat dan fan kondensor akan sering menyala. Ini yang sangat fatal mas bro, mungkin bagi motor dan mobil yang canggih ECU akan secara otomatis mematikan engine karena kinerja suhu mesin yang berlebihan. Penyebab over heat yaitu karena proses terbukanya thermostat di tekanan 108 Kpa tidak terjadi. Hal tersebut dikarenakan ambang batas tekanan di thermosat di atas 108 Kpa. Bisa mbrodol mas bro mesinnya. Jadi jika kalian ingin membeli tutup radiator yang paling utama perhatikan betul kode angkanya mas bro. Jangan sampai lebih atau kurang. Jika lebih mesin akan overheat dan rusak, Kalau kurang mesin tidak dapat bekerja pada suhu yang ideal. 

Belum ada Komentar untuk "Tutup Air Radiator (Jangan Asal Ganti)"

Posting Komentar

Bagaimana menurut pendapat kalian.. silahkan like,share dan komen

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel