Pasang grounding di mobil bisa hemat BBM


Bicara soal mobil sudah pasti luxury mas bro.. Gimana caranya supaya mobil itu dibikin senyaman mungkin didalamnya, apapun merknya dan jenisnya pastinya si empunya berusaha memaksimalkan potensi yang ada di dalamnya. Bicara soal mesin sudah pasti harus prima juga toh, Gak boros BBM, AC dingin, AUDIO ok ditambah lagi ada snacknya. Meskipun kena macet pasti gak bakalan stress kalo ada makanan dan minumannya, ini seperti warteg berjalan wkwk.. Kali ini yang akan kita bahas masalah grounding atau kabel-kabel negatif yang ada pada mobil. Kita akan jelaskan terlebih dahulu apa itu grounding. Grounding adalah sistem pertanahan yang berfungsi untuk meniadakan beda potensial sehingga jika ada terjadi kebocoran tegangan akan langsung dibuang kebumi hubungannya dengan mobil apa kang? Banyak mas bro... sistem kelistrikan pada mobil saat ini sudah sangat banyak di pasang sensor disana-sini. Tujuannya memang untuk memudahkan analisa kerusakan dan indikator jika ada sensor yang tidak berfungsi semestinya. Kinerja mesin pada mobil sangat mengandalakan otak ECU, dan ECU ini sangat sensitif terhadap kiriman informasi dari sensor-sensor pada mobil. Jika ada salah dalam pembacaan informasi bisa dipastikan mobil yang berteknologi canggih pasti mengalami malfungsi salah satunya BBM yang boros. Semua sensor elektronik tersebut pasti terhubung dengan kutub positif dan negatif yang bermuara pada aki mobil. Seiring pemakaian kendaraan biasanya pengguna memasang accesoris tambahan-tambahan pada mobil dan hal ini yang bisa mengganggu arus listrik yang ada pada kendaraan tersebut. Kabel massa pada mobil biasanya dipasang pada body/chasis mobil yang jumlahnya terbatas karena memang tuntutan dari biaya produksi yang mengharuskan penghematan bahan baku komponen baik itu material dasar maupun komponen pendukung lainnya, mekipun hanya sebuah kabel tapi jika dihitung dengan ratusan mobil benda kecil ini juga bisa menjadi sumbangsih penghematan biaya produksi di suatu manufaktur. Dan terkait ground mobil yang terpasang di mobil seiring berjalannya waktu biasanya kabel ini mengalami korosif atau berkarat, yang berefek pada tidak lancarnya arus listrik yang disuplai dari AKI kepada seluruh komponen karena terhalang oleh karat. Akibatnya banyak komponen yang bekerja kurang maksimal, seperti lampu yang kurang terang, starter susah, indikator mesin atau temperatur kadang menyala. Sebetulnya sensor ini tidak rusak tetapi salah dalam pembacaan informasi karena kurangnya pasokan daya listrik kepada sensor-sensor elektronik tersebut. Alasan mengapa artikel ini saya buat hal ini dikhususkan bagi pengguna mobil yang usia pakainya telah mencapai 5 tahun keatas yang menginginkan mobilnya tetap terasa sehat dan membuat awet komponen-komponen elektronik yang ada didalam mobil.

Pemasangan kabel grounding itu sendiri tujuan utamanya hanya untuk memperlancar arus listrik yang mengalir di semua sensor-sensor mobil itu saja. Agar pesan yang dikirm oleh sensor kepada ECU menjadi presisi sehingga ECU dalam memutuskan setiap informasi selalu tepat. Soal irit BBM hal ini relatif mas bro, karena memang soal irit BBM ini juga tergantung pada gaya berkendara kalian, kondisi kebersihan ruang bakar / Throttle body, pemilihan BBM dan juga kondisi busi. Kita tidak bisa memvonis jika pasang grounding ke beberapa titik body akan langsung ada efek irit BBM hal itu tidak sepenuhnya benar. Tetapi setidaknya ada beberapa perbedaan ketika kabel massa ground ini ditambah ke beberapa titik body. Ada beberapa titik body yang bisa dipasang kabel grounding masaa ini mas bro. Pada throttle body, Body/chassis, alternator, head engine, gearbox matic (bagi yang mobilnya matic). Setelah kita pasang semuanya dengan kondisi mesin yang apa adanya. Tanpa ganti oli, busi baru, filter baru, dan tune up. Efek yang pertama kali dirasakan yaitu gas terasa smooth atau lembut banget, gak berasa menghentak. Kebetulan mobil yang digunakan yaris keluaran 2007 tipe matic. Yang penyakitnya di coel dikit gasnya langsung jengat, sudah dibawa ke beres tapi kata mekaniknya memang bawaannya gitu dari sononya. Efek yang langsung terasa yang kedua yaitu perpindan gigi matic juga terasa responsif di semua rentang Rpm mesin, Perpindahan gearnya lebih smart dan cepat. Yang paling berasa ketika mau overtaking / menyalip kendaraan di depan kita, perpindahan gigi lumayan cukup cepat. Ada dua pertanda yang positif setelah pemasangan kabel ground ini mas bro. Itu artinya yaris yang saat ini yang sudah berumur 10 tahun lebih berasa seperti diawal-awal tahun pemakaian. Kabel grounding yang telah terpasang pada throttle body dan gear box matic memang ngefek. Adanya arus listrik yang lancar pada kedua sensor ini membuat respon ketika kita berkendara menjadi lebih nyaman. Bonusnya setelah isi BBM sebanyak 25.6 liter dan menempuh jarak 344km jika dibagi mobil ini hampir menyentuh 13liter per kilometer. Kondisi jalanan yang bervariasi macet, panas dan ada kalanya juga lenggang, AC juga sering menyala. Selama pemakaian biasanya mobil ini hanya dapat menyentuh 12liter per kilometer kadang juga kurang. Kan lumayan tuh hemat 1 liter, tinggal kalikan aja satu tahun berapa mas bro. Ok bahan dan cara pasangnya sebagai berikut mas bro. Siapkan kabel listrik biasanya harga yang 5rb permeter tembaga didalamnya sudah lumayan banyak, kenapa pilih tembaga karena nilai hambatannya kecil. Itu artinya listrik dapat mengalir dengan mudah di dalamnya. Skun sebagai rumah dari kabel yang dikupas dan juga jangan lupa gunting untuk mengupas kabelnya mas bro. Kalo dihitung-hitung bikin sendiri jauh lebih murah dibanding kita belanja online. Kualitas bisa kita lihat sendiri dengan melihat seberapa banyak kandungan tembaga di dalam kabel yang kalian beli. 

                                             

Kabel ground bawaan pabrik mas bro..


   Alat dan bahan...                                                                 Kabel yang sudah dikupas + skun

                                      
Pemasangan pada gearbox matic


Pemasangan pada body samping mobil


Pemasangan pada throttle body



Pemasangan pada head block engine


Semua kabel disambungkan dengan kabel negatif (-) aki

Ok selamat mencoba masbro,, semoga berguna saya tunggu like komen dan sharingnya....













2 Komentar untuk "Pasang grounding di mobil bisa hemat BBM"

  1. Met malem om Winan, tq sharing ya... Klo pake kabel tipe NYM bisa juga y om? Trus kabelnya yg type serabut apa yg tunggal tembaganya?
    Trimakasih om, d tunggu sharingan yg lainnya ya..

    BalasHapus
  2. Halo mas bro, Bisa aja mau pake NYM juga boleh. Pilihannya mau pake serabut atau tunggal juga gak masalah yang penting unsur tembaga murni, beli dipasaran rata-rata harga gak pernah bohong. Semakin tinggi harganya unsur tembaganya semakin banyak. Efeknya grounding di kendaraan semakin baik. Tapi minimal 6 bulan sekali pada titik-titik grounding di semprot dengan cairan pembersih elektrikal. Beli ditoko elektronik sudah banyak. Gunanya untuk menghilangkan karat pada titik-titik yang digrounding.

    BalasHapus

Bagaimana menurut pendapat kalian.. silahkan like,share dan komen

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel