Kode Pada Ban, Salah Membaca bisa AUTO FATALITY

Bicara soal kemarin yang telah membahas tentang mesin dan kesehatan berkendara ketika tol sudah tersambung dari jakarta ke surabaya artikel ini masih berlanjut dengan beberapa tips yang mungkin bisa anda gunakan sebagai tambahan informasi. Memang soal mengendarai dengan tempo yang relatif lama dan jalan yang panjang harus membutuhkan stamina dan kendaraan yang prima. Soal mengecek air radiator dan ketersediaan oli sudah menjadi hal wajib ketika akan berkendara dengan jarak yang cukup jauh maupun dekat. Dan mobil-mobil maupun motor saat ini sudah sangat canggih dengan memasang sensor - sensor agar pengguna bisa mengetahui ketika kendaraan anda sedang mengalami masalah. Saat ini yang akan penulis singgung mengenai teknologi dan fitur-fitur yang memang cukup krusial  serta pemeriksaan secara visual di bagian kaki-kaki jika kita harus memaksakan berkendara di kecepatan tinggi.

Fitur-Fitur
Adanya fitur seperti ABS, EDB hingga Cruise control memudahkan bagi pengemudi. Fitur ABS (anti lock breaking sistem ) hal ini sangat berguna untuk mencegah dari terjadinya tabrakan beruntun, dan juga jarak pengereman lebih pendek. ABS menawarkan pengereman yang masih bisa dikendalikan. EDB (Elektronik Distribution Brake) merupakan pengaturan tekanan minyak rem ketika anda berkendara sehingga berguna ketika anda mengerem dengan posisi berbelok akan lebih mudah mengontrol. Dan cruise control yang mungkin fitur ini akan berguna ketika semua pengguna jalan tol tidak ugal-ugalan di jalan. Artinya ketika semua pengendara berjalan dengan kecepatan konstan dan patuh terhadap marka jalan di jalan tol, maka fitur cruise control akan sangat berfaedah. Selain fitur canggih yang saya sebutkan diatas ada hal yang mungkin harus anda perhatikan seperti lampu utama, wiper hingga keadaan ban kalian. Lampu sangat penting ketika anda berkendara dimalam hari terutama di jalan tol. Tidak semua di sepanjang jalan tol akan selalu ada lampu penerangan jalan, karena memang kewajiban pengelola jalan tol hanya memberikan lampu pada titik-titik tertentu saja. Seperti rest area, rambu-rambu dan juga under pass. Jadi bersiap-siaplah mengecek kondisi aki apakah berada dibatas aman tegangannya dan juga kerena penerangan yang buruk di jalan tol wajib mengecek kondisi wiper apakah masih bagus atau sudah getas. Mengemudi di jalan tol, kita tidak akan terasa jika sudah melaju pada kecepatan diatas 80km/jam kecuali kaca mobil kita terbuka. Mobil yang senyap efek negatifnya akan membuat kita tidak merasakan kecepatan mobil kita dan kondisi ini cukup berbahaya kita terus menerus menggeber kendaraan diatas 120km/jam. Ingat istilah "AQUA PLANNING" ketika musim penghujan dimana kondisi ban tak mampu berpijak pada aspal sehingga mobil bisa dalam kondisi melayang atau ngepot ke kanan dan kekiri.


gambar diatas merupakan efek dari aqua planning yang menyebabkan mobil oleng kesana kemari  hingga menyebabkan kecelakaan yang cukup parah. Jalanan yang minim penerangan dan hujan yang cukup lebat.

Pahami Kondisi

Dari gambar kecelakaan diatas setidaknya kita harus bisa merespon dengan baik keadaan cuaca sekitar. Kondisi kecelakaan diatas menunjukkan ketika hujan deras berlangsung di TOL MADIUN-SURABAYA kemarin desember 2018. Tepatnya di km 660 yang sangat minim penerangan, dan dengan tipe mobil innova reborn matic diesel 2018 digeber degan kecepatan 140km/jam akhirnya mengalami kecelakaan yang cukup parah, padahal semua kondisi bisa dibilang sangat auto safety baik itu pengemudi maupun kendaraanya. Riwayat servis di auto 2000 dan semua part masih tergolong baru. Hal diatas tidak menutup kemungkinan meskipun kendaraan tersebut tergolong baru tapi masih bisa terjadi kecelakaan karena melawan alam. Sebagai pengemudi ketika hujan deras berlangsung setidaknya kalian waspada terhadap daerah sekitar. minimal menyalakan lampu dan berkendara dengan batas minimal kecepatan berkendara di jalan tol, karena bisa jadi sumber kecelakaan bukan dari anda sendiri melainkan orang lain atau lingkungan sekitar seperti pohon tumbang, banjir, aqua planning hingga mobil yang tergelincir karena tidak mampu mengerem secara mendadak. Ada baiknya ketika hujan deras berlangsung sebaiknya memilih beristirahat di rest area terdekat untuk menunggu hujan cukup reda. Saran dari penulis sudah menjadi hal yang wajib bagi pengelola jalan tol selain menyediakan tempat beristirahat yang nyaman juga memiliki rest area dengan fasilitas kesehatan yang menunjang minimal cek tensi darah. Jadi bukan hanya waktu hari raya lebaran idul fitri saja rest area tersebut lengkap dengan seluruh fasilitas pendukungnya tetapi di tiap-tiap rest area wajib memiliki fasilitas kesehatan semacam poliklinik kecil. Kita menggunakan tol dengan membayar biaya yang cukup tinggi bukan hanya mendapat benefit waktu tetapi mendapat kenyamanan juga ketika berkendara ketika ada masalah dengan keselamatan dan kesehatan.

Perhatikan Kaki-kaki mobil


Setelah masalah mesin sudah beres, transfer tenaga mobil yang paling akhir yaitu ban kalian, ban ini cukup fatal akibatknya jika hal ini terabaikan karena selain tekanan ban ada beberapa spesifikasi yang kalian wajib diketahui ketika ban tersebut terpasang di mobil anda dengan kode-kode tertentu. Jadi kalau mau beli ban jangan asal beli mas bro, apalagi fanatik dengan merk. Sebaiknya pelajari terlebih dahulu kriteria ban tersebut, minimal memiliki grip yang baik di dua kondisi baik hujan maupun kering dan juga memiliki batas maksimal beban yang cukup besar karena biasanya ketika kita long trip, secara otomatis barang bawaan juga ikutan banyak. Masalah tekanan angin pun biasanya ditiap-tiap pintu mobil sudah tertera dalam bentuk stiker tabel seberapa tekanan ban yang dianjurkan oleh pabrikan, agar perjalan menjadi aman dan nyaman.


Ilustrasi gambar ban mobil yang beredar di pasaran. Setidaknya hal yang paling mendasar dalam kriteria pemilihan ban yaitu mengenai indeks beban yang mampu diterima, kecepatan yang dapat ditahan oleh ban serta temperatur ban itu sendiri dan sisanya sebagai informasi tambahan saja.

gambar diatas merupakan indeks beban yang dapat ditahan oleh ban dengan kode Angka dan Huruf pada dinding ban kalian, serta batas kecepatan yang mampu diterima oleh ban.
Gambar termperature grade diatas merupakan panas yang mampu diterima ketika ban tersebut berputar, OVER 115 MPH artinya kurang lebih batas maksimal ban tersebut berputar dengan kecepatan 180km/jam lebih dari itu akan membuat karet ban menjadi over heating atau terlampau panas, efeknya ban bisa meledak/pecah hingga lepas dari velgnya. Over load atau beban bawaan yang berlebihan juga merupakan salah satu faktor ban tersebut dapat pecah. Mengenai seberapa lama ban ini dapat menahan panas biasanya batas waktu ketika digeber dalam kecepatan 180km/jam maskimal hanya 1 jam. Jadi perhatikan betul batas kecepatan dan suhu ban kalian jika ingin tetap safety di jalan. Apalagi kondisi cuaca di jalan tol dalam kondisi panas maka kenaikan suhu ban akan semakin cepat bertambah.
Gambar diatas hanyalah sebatas kelas grip atau cengkraman suatu ban, traction grade AA merupakan ban yang memiliki cengkaraman ban yang paling baik tapi hal ini juga disesuaikan dimana ban tersebut memiliki cengkraman terbaiknya. Karena tiap-tiap ban memiliki kenggulan tersendiri di cuaca hujan, kering, salju maupun berlumpur. Semoga artikel ini dapat menjadikan tambahan informasi bagi kalian yang ingin berkendara dengan jarak yang cukup jauh, kalau mau kebut-kebutan ya silahkan saja karena speed gun sudah siap mengintai di beberapa titik. Jadi berkendaralah dengan benar dan nikmatilah perjalanan anda. Keep Safety Riding Mas Bro...

Belum ada Komentar untuk "Kode Pada Ban, Salah Membaca bisa AUTO FATALITY"

Posting Komentar

Bagaimana menurut pendapat kalian.. silahkan like,share dan komen

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel