Oli Mobil Dipakai Di Motor Matic Why Not?


Saat ini peredaran motor di indonesia sudah cukup banyak bila dikatakan jenisnya ya hanya ada tiga. Motor Manual atau motor laki, Motor bebek, Motor Matic dan sebentar lagi motor listrik. Motor matic memiliki sistim penggerak yang berbeda dengan motor manual. Jika pada motor manual semua final power terdapat pada gear dan rantai. Hal tersebut tidak berlaku di motor matic. Karena ada dua hal yang sangat penting disebuah motor matic, yaitu mesin dan sistim pada penggerak CVT, kedua sistim ini merupakan pasangan yang harus dirawat agar menghasilkan fungsi yang maksimal. Jika hanya mengoprek mesin saja tanpa ada perubahan di sistim penggerak CVT maka semua hasilnya akan sia-sia karena tenaga yang dikeluarkan dari mesin tidak tersalurkan dengan baik.

Oprek sektor mesin biasanya melakukan pergantian seperti klep in dan out, over size atau naikkin cc. Pada bilah CVT ada yang mengganti roller, bubut ulang sudut kemiringan pulley, mengganti pegas pada pulley dan masih banyak lagi. Khusus pada bagian CVT kita harus mengerti apa yang ingin diperoleh melalui modif ini, paling mudah biasanya mengganti berat roller yang efeknya kalo gak akselerasi meningkat ya top speed yang meningkat jadi pasti salah satu harus ada yang harus dikorbankan.

Sudah dari sonony pabrikan telah menimbang berat roller dengan ukuran yang tepat, agar motor dapat melaju dengan kondisi yang seimbang antara akselerasi dan topspeed semua itu demi mempertimbangkan konsumsi BBM, keawetan part dan masih banyak aspek yang dipertimbangkan jadi gak asal menentukan berat roller. Semua komponen yang ada di dalam CVT tingkat keausannya juga sudah diukur sesuai dengan kilometer yang ditempuh, maka dari itu mengapa di buku pedoman dianjurkan mengganti v-belt dan roller dikilometer kisaran 24.000.

Nah kali ini yang akan penulis review yaitu di bagian pelumasan mesin adalah oli, ya oli rekomendasi pabrikan banteng italia yang dibuat oleh pertamina FASTRON GOLD 5W30 memang ini oli peruntukannya untuk mobil-mobil baru dengan tingkat kerapatannya cukup tinggi sehingga dibuat oli yang mampu masuk keseluruh sela-sela mesin. Tujuan lain dalam hal pemilihan 5W30 yaitu untuk mengejar keiritan bahan bakar. Tetapi rasa penasaran ini tetap ada karena spek kekentalan oli yang ditawarkan oli honda sama dengan Spek oli fastron ini serta jenis olinya juga sama-sama MB artinya sangat cocok dengan spek oli matic honda MPX 2 yang notabene memiliki kekentalan 10W30 yang membedakan hanya angka Winternya saja. Angka winter pada fastron lebih rendah. JASO MB untuk kopling kering atau kopling yang tidak terendam oleh oli. JASO MA untuk kopling yang terendam dengan oli

Gambar penulis ambil dari website honda yang menunjukkan spesifikasi oli MPX-2
Memang pada waktu itu si vario 150 sudah waktunya ganti oli dan hasil penggunaan oli MPX-2 selama pemakain sehari-hari pulang pergi lebih dari 40km. Bagi penulis menggunakan oli bawaan rasanya kurang memuaskan ketika mesin mulai berpanas-panasan, mesin berasa kurang responsif lagi. Saya rasa enaknya cuma waktu dingin saja untuk oli ini. Ketika panas performanya kurang begitu joss. Alasan penulis berani mengisi oli mobil di mesin matic karena mesin matic tak memiliki kopling basah alias kopling yang terendam dengan oli mesin. Maka dari itu kalo motor biasa baik itu motor bebek atau motor laki sangat beresiko selip kopling jika oli mobil dipaksakan masuk ke ruang mesin. Perbedaan oli fastron dan oli MPX2 yaitu pada grade API servicenya mas bro. Kita akan bahas sedikit tingkatan API itu apa  (American Petroleum Institute) merupakan lembaga sertifikasi kualitas oli. Yang diawali huruf S (Spark Ignition) untuk kualitas oli mesin bensin dan C (Compression) untuk kualitas oli mesin diesel.

Spesifikasinya sebagai berikut yang penulis rangkum dari WIKIPEDIA

- SF : Untuk mesin generasi tahun 1988 atau sebelumnya
- SG: Untuk mesin generasi tahun 1993 atau sebelumnya
- SH: Untuk mesin generasi tahun 1996 atau sebelumnya
- SJ : Untuk mesin generasi tahun 2001 atau lebih tua 
- SL: Untuk mesin generasi tahun 2004 dan oli ini memiliki keunggulan seperti menjaga temperatur             oli dan deposit lebih baik dari oli sebelumnya. (MPX 2) dan (SPX 2)
- SM: Untuk mesin generasi tahun 2010 atau lebih tua
- SN: Untuk mesin generasi tahun 2010 dan seterusnya ditujukan untuk semua jenis mesin bensin
         yang beredar saat ini. Kelebihan oli ini memberikan tingkat oksidasi atau pengupan oli yang
         lebih baik. Artinya oli tidak mudah menguap, perlindungan keausan dan dapat mengontrol
         deposit / kotoran dalam mesin lebih baik (FASTRON GOLD)

tulisan API ini tercetak di botol oli yang kalian beli, jadi kalian bisa baca grade oli yang kalian beli apakah sesuai dengan spesifikasi mesin. Dari segi spek oli fastron memang memiliki kelas yang lebih tinggi dibanding dengan oli MPX maupun SPX mengapa honda menyarankan oli MPX 2 untuk dimotor matic karena R&D pasti telah mempertimbangkan durasi pengecekan komponen lain ketika melakukan pergantian oli di bengkel resmi, hal tersebut juga sebagai acuan oli standart yang seharusnya dibeli oleh konsumen.

Impresi pertama ketika oli ini dipakai dimesin matic vario 150 sangat nyaman untuk stop and go, sangat berbeda jauh dengan oli MPX 2. Baik itu dikondisi dingin maupun di kondisi panas bermacet-macetan mesin matic ini cenderung stabil dalam memberikan tenaganya, penulis tidak pernah merasakan gejala seperti ngempos dari segi torsi dan topspeednya, nafas mesin 150cc seperti ngisi terus. Berbeda dengan MPX 2 setelah panas mesin berasa berkurang tenaganya dan cenderung cukup kasar dari segi suara mesin. Dari segi harga memang oli MPX dengan FASTRON terpaut cukup jauh mas bro, kalo MPX dibandrol 48rb an fastron 90rb ya bisa dibilang hampir dua kali lipat dari oli standartnya. Tapi memang performa yang dinjanjikan sangat memuaskan, dan oli sintetic lebih tahan dua kali lipat dibandingkan oli biasa. Semisal pergantian di jarak tempuh 1500 maka oli sintetic bisa sampai 3000km tetapi hal ini tidak dianjurkan bagi motor matic, karena sistim CVT sangat mudah sekali kotor dan beberapa komponen juga tidak boleh terlambat untuk dilumasi. Dengan budget dua kali lipat kita sudah bisa merasakan oli yang full sintetic. Jadi gak khawatir lagi masalah kehabisan oli yang sering terjangkit di motor motor matic karena kelupaan ganti oli.  

Belum ada Komentar untuk "Oli Mobil Dipakai Di Motor Matic Why Not?"

Posting Komentar

Bagaimana menurut pendapat kalian.. silahkan like,share dan komen

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel