Mengenal Konstruksi Blok Mesin Silinder


Beberapa kendaraan yang telah melegenda pada umumnya memiliki mesin yang bisa dibilang over engineering. Istilah ini bisa disebut juga seorang insinyur mesin membangun dan mengembangkan mesin tersebut diatas rata-rata standart pada umumnya. Sebut saja dari pabrikan toyota yang memiliki mobil legendaris yaitu toyota supra dengan mesin 2JZ-GTE, "JZ" merupakan keluarga mesin tersebut dan "G" pengaturan chamshaft nya "T" turbo charger dan "E" merupakan opsi bahan bakar yang dipilih menggunakan elektronik atau injeksi. Sebetulnya apa yang ada di mesin toyota supra ini. Mesin ini dibuat menggunakan casting besi dan hal ini bukanlah hal yang umum terjadi untuk sekelas mobil sport dan itu bukan kabar yang bagus jika mobil bensin memiliki bobot mesin pasti berlebihan. Mobil sport dirancang cenderung menggunakan part yang ringan demi mendapat akselerasi yang cepat dan top speed yang tinggi, hal berbeda yang dipikirkan toyota ada maksud tersendiri mengapa mereka memilih menggunakan mesin berbahan dasar besi tuang campuran yang notabene material tersebut sangat erat kaitannya dengan mesin diesel yang memiliki kompresi yang lebih besar ketimbang mobil bensin. Disain blok silinder yang tertutup serta ada beberapa komponen dari pabrikan yang memang jika mobil tersebut diupgrade hingga 400hp lebih, mesin tersebut masih tetap aman-aman saja bahkan ada yang mengeklaim hingga 1000hp pun tak jadi soal. Hingga akhirnya desain tersebut menyulut para tuner untuk membuat settingan mesin yang lebih buas lagi dan benar saja sejak kemunculan generasi ke empat toyota supra telah menjelma sebagai primadona para tuner yang haus akan power dan masuk dalam film "FAST AND FURIOUS". melihat dari kesuksesan toyota ada teknologi digunakan terlebih dahulu di era tahun 2000 sejak kemunculan toyota supra, yaitu blok silinder dengan tipe tertutup. Kita akan bahas beberapa jenis kontruksi blok mesin beserta kelebihan dan kekurangannya.

Tipe blok mesin terbuka
Pada umumnya tipe blok mesin ini sudah sangat umum bagi mobil-mobil yang diperuntukkan untuk commuter di kota-kota, tidak memerlukan performa tinggi tapi cukup untuk perjalanan ke luar kota. Disain silindernya terdapat banyak celah yang memang ditujukan untuk air radiator dapat mengalir dengan mudah di celah-celah piston yang tugasnya untuk mendinginkan. Mesin yang sering terkena macet atau posisi berhenti dengan mesin terus berjalan hal tersebut memang tidak baik untuk kesehatan mesin, maka dari itu desain mobil-mobil perkotaan lebih cenderung kearah perawatan yang bisa berjalan sendiri agar materialnya yang awet. Salah satunya banyaknya celah jalur water jakcet sebagai jalur air radiator di sekitar dinding silinder blok mesin dan juga material blok mesin yang cenderung berbahan dasar allumunium. Bahan allumunium memang sangat baik dalam hal melepas panas serta tetap bisa menjaga suhu blok mesin berada pada suhu optimal pengoprasian. Jadi jika mas bro ingin memodif mesin mobil kalian perhatikan dulu konstruksi mesin mobil kalian, jangan asal pasang turbo yang bisa merusak blok silinder mesin karena tipe ini sangat tidak cocok jika harus menerima tekanan boost dari turbo. Kontruksi disekitar lingkaran dinding silinder yang tidak terisi oleh material penuh efeknya membuat kekuatan dinding silinder menjadi menurun.

Picture of powaa garage

Salah satu contoh desain blok mesin yang menerapkan dinding silinder yang tidak terisi penuh yaitu mesin kepunyaan 1NZ-FE atau biasa kita sebut toyota yaris. Jika motor 250cc yang saat ini beredar di pasar indonesia juga hampir sama 

Block Mesin K64 milik CBR 250RR dua silinder 


Block  Mesin Kawasaki Ninja 250Fi 2013 - 2018 

                                                    
Block Mesin Yamaha R25

Motor yang jarang berputar di rpm tinggi atau diatas 15rb rata-rata masih menggunakan blok silinder model terbuka. 


Tipe blok mesin semi tertutup
Biasanya mobil ini berada dikelas menengah dengan turbo boost tidak se ekstrem mobil pure sport, desain casting blok yang berbahan dasar allumunium dengan ditambahkan beberapa jembatan kecil disekitar blok mesin agar ketika menerima boost mesin tetap aman. Blok semi tertutup jika ingin diupgrade ke level yang lebih tinggi harus menambah penguat khusus agar dinding silinder tetap kuat menerima tekanan dari turbo boost. jika tidak dinding disekitar silinder akan menjadi retak karena harus menahan tekanan yang lebih dari biasanya. Kelebihan dari model seperti ini tingkat pendinginan dinding silinder yang cukup baik tetapi harus mengorbankan ketahanan dinding blok silindernya


Block mesin milik subaru WRX yang ada jembatan penguat di sekitar dinding silinder yang terhubung langsung dengan crank case mesin

Keadaan dimana dinding silinder retak akibat tekanan berlebih ketika tekanan turbo di naikkan ke level yang lebih tinggi.

Tipe blok mesin tertutup
tipe blok mesin tertutup rata-rata diadopsi oleh kendaraan yang bermesin diesel, karena kompresi diesel yang tinggi maka harus memiliki desain blok silinder yang kuat juga. kelebihan dari desain ini cukup kuat terhadap tekanan dengan kompresi tinggi di dalam silinder, meskipun hasilnya bobot yang semakin tinggi tetapi tingkat ketahanan dari desain blok ini sangat baik. 

Salah satu mobil jadul yang melegenda dan telah menerapkan teknologi ini adalah toyota supra MKIV dengan kode mesin 2JZ-GTE, desain dengan sedikit celah water jacket di sekitar dinding silinder akan membuat blok silinder semakin kokoh. Kelemahan dari model yang seperti ini pendinginan yang kurang baik jika tidak diperhatikan sistim pendinginnya.

Salah satu motor yang bisa berputar hingga diatas 18rpm yaitu kawasaki ZXR25 meskipun motor ini hanya 250cc tetapi power yang dimuntahkan diatas 40hp dan lengkingan suara mesinnya juga sangat indah.

Sedangkan di Indonesia sendiri motor 250cc yang penulis temui dengan desain blok silinder tertutup juga milik kawasaki. Yaitu mesin EX25-J kepunyaan Ninbu atau Ninja Karburator 250cc yang diproduksi 2008 hingga 2012 

Sempat penulis coba dengan CDI BRT Dual Band dan gas pol ketika di jalan kosong di panteng rata-rata hingga Rpm 14.500 lebih, penulis tidak merasakan masalah apapun pada bagian mesin. Hal ini berkat model block silinder yang tertutup sehingga meskipun di rubah dengan CDI yang menghilangkan limiter motor tetap aman-aman saja.


1 Komentar untuk "Mengenal Konstruksi Blok Mesin Silinder"


  1. para Member setia Fansbetting,
    untuk kalian para pecinta permainan casino online
    yang mungkin sedang mencari agen terpercaya dengan bonus rollingan yang besar
    kami menyarankan kepada kalian semua para member setia kami
    bahwa kami akan memberikan BONUS ROLLINGAN 0.70% untuk kalian semua
    dan langsung otomatis masuk ke dalam id kalian,
    jadi untuk kalian yang mau mencoba bonus ini dan ingin bermain di salah satu agen yang terpercaya
    kalian bisa bermain bersama kami . fansbetting.com
    * CLAIM NOW AND JOIN US *

    Untuk keterangan lebih lanjut, segera hubungi kami di:
    WA : +855963156245^_^

    Ayo tunggu apalagi !!

    BalasHapus

Bagaimana menurut pendapat kalian.. silahkan like,share dan komen

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel