Ninja 250 Karbu Modif Yang Jadi Kenangan


Kalo gak ninja ya gak cinta, pepatah anak muda zaman sekarang yang semakin materialistis. Pada tahun 2008 dengan harga 45Jt an, motor ini seperti moge. Pride atau aura rasa bangga cukup tinggi ketika menunggangi motor ini di zamannya. Pada tahun 2012 lalu penulis sempat mencicipi motor 250cc tapi versi naked dari yamaha cuma karena ingin merasakan sensasi motor fairing akhirnya pindah ke lain hati untuk sementara waktu. Naked Yamaha 250cc mungkin akan dibahas dilain artikel ya mas bro, kita akan bahas si ninbu ini atau ninja 250 karburator.

Impresi pertama soal motor ini memang wah, secara tampilan built in thailand dan japan memang cukup memuaskan, ditahun 2012 penulis diberikan kesempatan untuk memakai NINJA 250 tipe karburator dengan varian Special Editionnya dan warna lime green. did yo know ninja tahun 2012 merupakan varian karburator yang terakhir karena penerusnya telah beralih ke sistim injeksi. Meskipun diperoleh dari tangan ke dua soal cat dan stripe motor ini memang bener-bener kinclong, gak ada kesan bunyi-bunyian gesekan antar plastik sambungan ketika diajak berkendara. Bisa dibilang full fairing tapi solid banget . Setelah puas dengan melototin warnanya dan materialnya kini pindah ke impresi berkendara mas bro.

Menggunakan motor ini meskipun tergolong keluaran lama, ketika membawanya tetap jadi perhatian orang sekitar. Mungkin karena desain yang cenderung banyak membulat jadi banyak orang yang masih tetap suka dan juga warnanya yang cukup mudah dilihat. Sensasi mengemudi motor ini seperti memegang golok terbalik mas bro, berat banget sektor depannya. Kawasaki memang mendesain motor ini bukan untuk kepentingan race melainkan untuk touring dan memang hal ini terbayar ketika motor ini diajak jalan jauh bobot motor ini bikin mantap di jalan. Ketika diajak touring ke pantai selatan di daerah malang, meskipun terkena hembusan angin laut ketika berkendara motor ini tetap stabil melahap semua tikungan. Mengendarai dengan kecepatan tinggi di jalanan lurus kontribusi bobot ini menyumbang laju kendaraan yang tanpa kita sadari kita tak perlu betot gas dalam-dalam ketika motor ini sudah melaju diatas 60km/jam.

Sesuai dengan hukum fisika jika kita memiliki benda dengan bobot yang berat dan ingin dilajukan/dijalankan memang tarikan awal cukup boyok, tetapi setelah melaju bobot inilah yang mempermudah benda tersebut tetap melaju meskipun tanpa dorongan yang besar. Sebagai tambahan pada stang kemudi juga ditambah adapter supaya jarak stang kemudi lebih dekat dengan saya dan bikin nyaman saat touring, Overall sih impresi berkendara motor ini cukup enak untuk diajak jalan jauh, gak begitu pegal dan performa dapet.


Selanjutnya kita masuk ke sektor mesin seri EX250J ini merupakan mesin versi jadul. Untuk racikan agar motor ini bisa nyaman semua tergantung pada pemilihan oli mesin itu sendiri. Penulis pribadi pakai oli yamalube supersport karena spesifikasi sudah MA2 dan juga pake coolant milik yamaha juga. Entahlah sebagai penulis selama pemakaian menggunakan perpaduan oli dan coolant ini mesin ninja tersebut berasa lebih dingin dan operan gigi juga lebih halus. Lebih dingin ini ditandai dengan fan radiator yang jarang menyala ketika berada di lampu merah ketika siang hari.

Soal korek harian, pakai CDI BRT DUAL BAND sudah cukup memenuhi performa nafas panjang si ninja, karena seingat penulis nafas ninja berada di kisaran 12.500rpm sudah auto limit. Setelah ganti CDI ini impresi luar biasa mas bro, gigi 3 bisa mencapai 120km/jam dengan rpm 14.500 dan BBM wajib pertamax. Selama pamakaian jarak jauh dan dekat konsumsi BBM berada pada 19 - 22 Km / Liter jika pakai CDI Standart ya lumayan boyok mas bro konsumsi BBMnya. oh iya setelah ganti CDI wajib ganti knalpot supaya pembuangan bisa lebih plong mas bro. Karena performa sudah diupgrade otomatis pengereman juga harus diupgrade juga, cukup pakai elig tipe sport pengereman ninbu juga semakin mantap dan juga pakai ban R93 milik corsa juga ngegrip di jalanan kering. Kelebihan dari motor fairing ini kalo hujan kaki-kaki bisa tetap bersih karena air terhalang oleh fairing. Beberapa part modif diantaranya :

- CDI BRT DUAL BAND
- Kampas rem elig
- Adapter stang
- Ban corsa platinum R93
- Hugger Yamaha Byson
- Knalpot Akrapovic
- Upgrade Main Jet dan Pilot Jet ke 1 tingkat

Kurang lebihnya habis sekitar 4.5jt si ninbu udah enak banget diajak harian maupun touring jarak jauh. Kalo untuk harga sekarang yang dibawah 30Jt-an saya rasa masih OK banget untuk melihara motor satu ini, selain harga yang cukup masuk akal spare part yang ditawarkan sudah banyak alternatifnya. Setelah semua kelebihan yang penulis sebutkan diatas, kini saat membahas minusnya.


Ada beberapa minus pada motor ini, diantaranya bobotnya yang cukup berat untuk ukuran 250cc. Rawan goresan ketika parkir disembarang tempat dan motor-motor berfairing rata-rata memang menjadi musuh tukang parkir karena bobot dan dimensinya yang terlalu makan banyak tempat. Pergerakan kurang lincah karena memang desain sektor depan yang cukup berat. Ada beberapa part yang masih belum ada alternatifnya seperti gear set yang harganya cukup menguras kantong. Semua yang masih built up atau impor dari luar negeri membuat barang-barang slow moving seperti : fairing atau body jika terjadi kecelakaan biaya perbaikannya bisa lebih mahal dari pada beli motornya. 

Belum ada Komentar untuk "Ninja 250 Karbu Modif Yang Jadi Kenangan"

Posting Komentar

Bagaimana menurut pendapat kalian.. silahkan like,share dan komen

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel