Cara Menghilangkan Kerak Pada Mesin Motor


Oli sudah menjadi asupan wajib bagi kendaraan bermesin mekanik. Karena oli mempunyai tugas yang banyak ketika berada di dalam mesin. Memberikan pelumasan ketika terjadi gesekan, menjaga temperatur mesin supaya tetap stabil hingga membersihkan kerak - kerak sisa residu pembakaran dalam mesin. Tiap tiap oli memiliki interval pergantian yang berbeda - beda selain dari klaim pabrikan disetiap beberapa ribu kilometer. Ada cara lain untuk mengecek kualitas oli tersebut selain yang tertera dari deskripsi produk, yaitu dengan cara mengambil oli sehabis pakai selama beberapa ribu kilometer sebanyak 100ml untuk dilakukan pengetesan ke laboratorium oli. Selalu isikan oli yang sesuai dengan batas diantara fuel dan low pada dipstick kendaraan kalian dan juga menggunakan standart API yang direkomendasikan. Ada efek buruk ketika oli kelebihan atau kekurangan.

Oli yang berlebihan atau melebihi batas FUEL maka yang terjadi pergerakan mesin menjadi tidak normal alias menjadi berat karena terlalu banyak oli didalamnya. Penyebab lainnya juga oli bisa dengan mudah berbuih. Sedangkan jika oli berada pada batas bawah LOW ini juga sangat berbahaya. Efek buruknya mesin menjadi over heat, bunyi - bunyian pada metal duduk dan metal jalan, klep, piston dan masih banyak lainnya. 

Kekurangan oli ini juga ada banyak penyebabnya. Yang pertama karena tidak memperhatikan jarak interval pergantian oli atau malas ganti oli. Pemilihan oli dengan kekentalan yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin. Pemilihan oli yang sangat encer seperti 0w20 memang sangat baik dari segi penghematan bahan bakar karena mudahnya oli melumasi ke semua komponen dalam mesin yang membuat mesin bekerja ringan. Tetapi jika tidak dibarengi dengan kualitas pendinginan mesin yang baik maka oli jadi mudah menguap karena over heat / terlalu panas. Lihat saja, rata-rata oli sepeda motor mengambil spek oli di angka 10W40 karena kekentalan ini cocok untuk kendaraan manual yang sering menggeber kendaraan hingga Rpm tinggi. Sering Rpm tinggi artinya panas mesin juga dominan tinggi pilihannya wajib oli yang cukup kental. Sering membawa penumpang atau barang juga membutuhkan oli 10W40 karena kinerja mesin cukup berat untuk bisa menghasilkan tenaga maksimal. Sebetulnya sah-sah saja jika ingin pakai oli encer seperti 0W20 tetapi dengan syarat jarang main di Rpm tinggi dan sistem pendinginan radiator juga mumpuni. Lihat saja oli matic sepeda motor rata-rata pakai oli dengan kekentalan di angka 5W30 karena model sistem penggerak CVT jarang bisa untuk menggapai rpm tinggi. Model CVT membuat tenaga dan torsi berada di rpm rata-ratanya. Jadi cukup jarang terjadinya over heat. 

Berbeda dengan kasus berkurangnya oli karena oli menyelinap masuk di sekitar ring piston. Ini mengingatkan saya dengan vixion old saya dengan kode silinder 3C1 yang sangat diburu oleh kalangan motor vixion generasi terbaru. Harga silinder dengan kode 3C1 dibanding dengan 1PA secara tertulis memang hampir 2x lipat. Dan denger - denger RnD nya atau biaya untuk penelitian dan pengembangan silinder vixion dengan kode 3C1 ini cukup mahal. Sehingga ini menjadikan vixion generasi lawas masih diburu bagi penggemar rangka delta box. Kasus silinder vixion ini hampir sama dengan si motor jambret RX-KING yang dimana silinder blok YP dengan kode tertentu juga jadi barang incaran.

Kembali lagi soal oli. Sering sekali kalian melihat ketika orang mengganti oli, sisa oli yang ada dialam crankcase atau bak mesin dikeluarkan dengan cara menyemprotkan udara dari kompressor, ya tujuannya supaya sisa oli didalam mesin keluar semua. Ada yang bilang cara ini cukup berbahaya karena udara didalam kompressor mengandung uap air dan efek buruknya uap air ini akan masuk ke dalam mesin. Sebetulnya hal ini bisa dikatakan benar jika dryer atau penangkap uap air dimesin kompressor tidak diarawat dengan baik. Karena mesin kompressor yang bagus memiliki dryer atau penangkap uap air didalamnya. Jadi udara yang keluar lewat kompressor bener-bener murni udara tanpa uap air. Ini juga yang membuat kenapa dalaman velg kalian bisa berkarat parah padahal tidak pernah kemasukan air. Penyebabnya ya udara yang masuk mengandung uap air ditambah lagi terjadinya embun dimalam hari. 

Ada cara yang sebetulnya paling aman untuk mengganti oli secara aman dan menyeluruh, ketika kalian bermasalah dengan kerak yang ada di dalam mesin. Tapi sebelumnya kita akan bahas sedikit tentang "engine flush" ada banyak kawan-kawan bermasalah ketika memasukkan cairan engine flush ini mas bro. Sebetulnya apa itu cairan EF ini ? cairan ini berguna untuk merontokkan kerak-kerak yang ada didalam ruang mesin. Tapi ada efek negatif dari cairan EF ini, salah satunya packing dan seal-seal karet yang ada didalam kendaraan menjadi bocor alhasil malah turun mesin. Karena sifat cairan EF yang kuat untuk mengikis kerak dalam mesin, membuat seal - seal karet dan packing juga ikutan terkikis. Jadi sebetulnya untuk siapa produk ini dibuat? jawaban menurut saya untuk kendaraan baru yang bermasalah dengan kerak dalam mesin karena malas mengganti oli. Selama rutin mengganti oli mesin dan tidak mencapai batas maksimal hasilnya jarang sekali terdapat kerak dalam mesin kalian. Sekalipun terpaksa ingin membersihkan kerak tersebut lebih baik menggunakan oli untuk mesin diesel. Oli mesin diesel memiliki addiktif yang cukup baik untuk membersihkan kerak-kerak didalam mesin. Tuang kedalam mesin sesuai dengan kapasitasnya dan running  atau pakai hingga 1000km selanjutnya dibuang. Cara ini cukup aman untuk menghilangkan kerak dalam mesin dengan tetap menjaga seal dan gasket tetap utuh. Cara mengganti oli yang menurut saya aman yaitu dengan cara menuangkan sisa oli baru yang dulu pernah kalian beli, maksudnya gimana kang?

Jadi ketika kalian membeli oli, biasanya terdapat sisa. Anggap saja kapasitas oli motor kalian 800ml dan barangnya yang ready dipasaran hanya botol 1 Literan / 1000ml, ketika kalian tuang ke mesin kalian so pasti menyisakan 200ml. Inilah yang bisa kalian manfaatkan untuk memflusing atau istilahnya membersihkan seluruh sisa oli bekas dalam mesin secara menyeluruh. Sehabis semua oli bekas keluar semua masukkan lagi oli baru yang sisa kemarin 200ml tersebut kedalam lubang pengisian oli dan bisa kalian lihat hasilnya disaluran pembuangan seperti kerak-kerak yang ada dibagian dasar mesin akan keluar semuanya. Cara ini akan membuat mesin ada betul-betul mendapatkan murni oli yang baru. Jadi tips ini bisa kalian coba bagi yang doyan ganti oli sendiri di rumah.   




Belum ada Komentar untuk "Cara Menghilangkan Kerak Pada Mesin Motor"

Posting Komentar

Bagaimana menurut pendapat kalian.. silahkan like,share dan komen

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel