Masa Depan Motor Dua Silinder 250cc


CB 400 is Pretty Good


Duhulu kira-kira 11 tahun yang lalu tepatnya tahun 2008 melihat motor yang menggunakan fairing seperti ninja karbu 250 saya sudah membayangkan betapa mewahnya aura moge nya. Maklum ketika itu zaman masih menuntut ilmu uang jajan dibikin pas-pas an. Tiap hari konsumsi nasi kucing jadi ya hanya bisa ngiler saja melihatnya. Dengan cepat waktu berlalu, 10 tahun kemudian sudah banyak sekali bermunculan motor dengan kapasitas mesin 250 cc yang mengusung konsep fairing dan naked. Idola saya waktu itu ya ninja.

Artikel ini hanya berupa pemikiran saya ketika bersantai dengan secangkir kopi di warung langganan saya. Bagaimana nasib motor 250cc kedepannya?

Diawal mula kedatangan motor 250cc pada tahun 2008 dengan suara khas 2 silindernya dari kejauhan semua pasti tahu kalau motor tersebut adalah motor NINJA. Memang pada saat itu hanya Ninja satu - satunya pabrikan jepang yang berani menurunkan kelas 250cc di Indonesia. Tampilannya dari kejauhan sudah terasa ber-aura moge, ditambah lagi harga yang terbilang cukup tinggi bagi sebagian orang untuk meminang motor baru dengan harga diatas 40juta sudah terbayang dengan biaya perawatan dan juga bensinnya. Intinya pada saat itu motor 250cc adalah motor sultan karena gak semua orang bisa memilikinya. Ditambah lagi kawasaki memainkan strategi marketing yang apa apa harus "inden" dan membuat motor ninja memiliki ciri khas tersendiri

Seiring dengan berjalannya tahun para kompetitor lainnya juga mulai mendevelop motor 250cc nya untuk turun ke pasaran INDONESIA. Terhitung Yamaha R25 / MT25, Suzuki Inazuma, CBR250RR semuanya ikutan untuk mencoba peruntungan dikancah per-motoran INDONESIA. Ada yang naik dan ada yang turun. Seperti pertarungan antara ninja 250 fi dengan R25. Ketika pertama kali R25 diluncurkan hampir beberapa bulan memimpin pasar 250cc hingga akhirnya si "Tsunami" julukan keren R25 tumbang dengan beberapa part yang harus di ganti. 2016 adalah waktu dimana kelas yamaha 250cc harus masuk rumah sakit karena RECALL secara besar - besar oleh yamaha.

Akhirnya pemimpin pasar tetaplah ninja dan muncul pendatang baru dengan teknologi handle gas tanpa kabel yaitu CBR250RR yang hingga saat ini kedua motor ini sangat banyak berseliweran di jalan umum. Karena efek motor 250cc terus menerus diproduksi sesuai dengan hukum pasar. "semakin banyak barang sejenis maka permintaan akan semakin turun" dan saat ini hal itu sudah mulai terjadi, dan bisa kalian lihat di showroom motor bekas. Deretan motor 250cc banyak yang berjejer rapi yang siap untuk dijual.

Euforia 250cc tidak seperti dulu lagi, atau 10 tahun yang lalu. Menurut opini penulis hal ini yang membuat pengembangan motor 250cc tidak seheboh motor 150cc. Lagi - lagi karena ongkos biaya pengembangan, pengaplikasi pada motor serta pemilihan vendor komponen tersebut yang membuat motor 250cc dibiarkan jalan dengan teknologi yang begitu saja. Intinya dengan ongkos biaya produksi yang gak murah perusahaan juga wajib bisa mendapatkan keuntungan disetiap unitnya yang terjual. Jadi pilihan motor yang laris dipasaran yang pastinya akan dikembangkan secara terus - menerus.

Bukti motor yang laris akan dikembangkan secara serius oleh perusahaan yaitu dari saking larisnya motor matic dan motor laki di kelas under 155cc. Saya juga sudah membahas sedikit tentang gerak gerik kawasaki yang ingin membangun nama kawasaki lewat varian W series, arikelnya disini mas bro "W series ingin Seperti Ninja dan KLX" kawasaki yang dulunya mainan moge juga ingin mencicipi manisnya pasar motor laki di kelas 200cc kebawah karena potensinya cukup menggiurkan. Lihat saja jualan Honda CB150R Street Fire yang laris manis, pabrikan lain juga pasti ingin ikutan main dikelas tersebut. Lewat W175 kawasaki ingin mengambil loyalis konsumen yang ingin naik kelas dengan budget tidak terlalu tinggi, berharap penggemar motor dengan desain jadul bisa menjadi karakteristik motor kawasaki.

Setelah beberapa pabrikan jepang bertarung dikelas 150cc melihat potensi laris manisnya jualan motor matic mereka juga mencoba untuk memasukkan motor matic tetapi dengan kasta lebih tinggi seperti yamaha XMAX dan honda Forza penetrasi ini juga belum terlihat jelas terlihat selera motor matic dengan kapasitas 250cc. Menurut saya motor matic itu ibarat sebuah nilai tambah dari sebuah motor bebek yang mengedepankan fungsionalitasnya artinya bisa membonceng penumpang dengan nyaman, irit, dan wajib bisa membawa barang bawaan meskipun banyak. Alasan beat laris juga karena bodynya yang kecil, tahu sendiri parkiran motor dinegeri kita ini. Motor matic yang kecil memudahkan si penggunanya untuk menggunakan dan memarkir kendaraanya. Lantas untuk apa matic 250cc? Opini saya adalah hobi. Orang - orang dengan garasi / rumah / halaman yang luas dan jarang memakai motor untuk kegiatan sehari - harinya mungkin cukup nyaman menggunakan matic 250cc.


Alasan motor matic 250cc itu gak bisa dipakai sehari hari itu karena yang pertama berat dan yang kedua dimensinya yang besar membuat kita kesulitan untuk parkir ditempat parkiran kendaraan apalagi ketika parkiran yang ditempat umum pas - pas an pasti kesulitan ketika mau menggeser motor kita. Berbeda jika kalian mainnya ke mall yang bisa parkir ke valet parking. Yang memang disediakan khusus untuk motor ber kapasitas 250cc keatas. Tapi apa iya tiap keluar kita harus belanja ke mall? Pasti ada urusan- urusan penting yang akhirnya kita harus memarkir kendaraan di daerah tukang parkir. Bisa dibayangkan lewat ilustrasi gambar diatas ketika bawa XMAX atau FORZA maju kena mundur kena wkwk

Akhirnya para pabrikan saat ini berusaha berlomba fitur untuk untuk kelas matic dibawah 155cc. Semuanya demi meraih hati para konsumen dengan beragam fitur didalamnya. Saya gak akan sebut disini karena pasti banyak sekali fitur - fiturnya

Komentar saya, kembali lagi soal pasar 250cc saat ini lagi lesu. Hal ini bisa dilihat dikelas motor 155cc kebawah mereka berlomba lomba memberikan fitur - fitur modern. Kelas 155cc harga barunya sudah mirip dengan motor bekas 250cc. Konsumen yang cenderung suka naik motor dengan gaya gas pol, ini merupakan angin segar bagi mereka. Seperti contoh

coba kalian cek harga motor baru ini  seperti Yamaha MT-15/ XSR 155 / R15 /VIXON R

dan

Kalian cek harga motor bekas ini seperti Z 250 SL / MT-25 / Z250 / benelli

Kalau belum puas masih ada lagi

Cek harga barunya CBR 150 R / GSX 150 R / R 15 V3 / NINJA 250 SL

dan

Kalian cek harga bekasnya NINJA 250 FI, R25, CBR 250 RR

Selisih hanya beberapa juta kalian sudah bisa mendapatkan motor dengan kapasitas mesin 250cc dua silinder. Bisa dibilang saat ini harga motor 250cc bukan barang "wah" kalian bisa memilikinya dengan uang diatas 30 JT. Suara dua silinder bagaimanapun tidak bisa disamakan dengan satu silinder.

Saya tidak kaget dengan semakin banyak kaum millenial yang sukses di usia muda, kemampuan finansial anak millenial yang mumpumi ditandai dengan semakin banyaknya VLOG Motor di youtube, klub - klub sepeda motor disetiap daerah dan semakin banyaknya pengguna motor 250cc dijalanan membuat kawasaki berani memboyong keluarga ZX nya di pasar INDONESIA. Sebelumnya artikel tentang kawasaki telah saya bahas disini  Era Kebangkitan 4 silinder 250cc dan disini Desain unik ZX25R . Menurut opini pribadi saya kawasaki optimis jika tahun 2020 mendatang kawasaki ZX 25 ini akan terbeli oleh konsumen di INDONESIA meskipun dengan harga 100Jt an. Orang sudah bosan dengan 250cc dua silinder karena sudah banyak berkeliaran dijalanan dan bagaimanapun bagusnya knalpot suaranya ya tetap begitu saja karena 2 silinder Honda, yamaha, kawasaki gerakan naik turunnya pistonnya hampir sama jadi suaranya ketika diganti knalpot racing kedengaraannya sama dan gak juah beda.

4 Silinder itu suaranya Zwing - Zwing Mak Nyuss

Mungkin kedepannya akan berkeliaran motor - motor dengan suara merdu dan teriak dijalanan karena deru mesin empat silindernya. Honda bisa menurunkan CBR FIRE BLADE dengan 4 silindernya, Yamaha bisa menurunkan teknologi Genesis dan EXUP pada motor 4 silindernya dan tak lupa SUZUKI GSXR nya. Jadi kasta 250cc akan meningkat pesat ketika semua turun dengan mesin 4 silindernya. 

Sembari membahas 250cc 4 silinder ada sisi lain yang mungkin bisa menjadikan kemungkinan akan berakhirnya motor dengan bahan bakar minyak. Dengan memaksimalkan potensi sepeda motor 150cc yang semuanya fitur tambahannya serba elektronik tidak menutup kemungkin bahwa hal tersebut merupakan prosesi masa transisi dari motor konvensional ke motor elektric. Motor 250cc turun dengan kelas wahid 4 silinder dengan segudang part canggih didalamnya. Sedangkan motor - motor kecil akan mulai beralih ke kendaraan full Electric Vehicle







Belum ada Komentar untuk "Masa Depan Motor Dua Silinder 250cc"

Posting Komentar

Bagaimana menurut pendapat kalian.. silahkan like,share dan komen

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel