Desas - desus CBR250RR akan menggunakan V-Twin untuk melawan NINJA



Bukan hal baru, di dunia persilatan kelas 250cc akan mengalami perubahan yang cukup inferior karena kelas twin silinder memasuki masa yang cukup lama dan membosankan dengan suara stereonya. Terhitung Ninja 250, R25, CBR250RR bertarung habis - habisan demi mendapat perhatian dari konsumen kelas entry level. Memang saat ini para pecinta 250cc lagi menunggu kedatangan sang screamer yaitu ninja 250cc 4 silinder, semoga saja memang bisa berteriak hingga di rpm 17.000 karena dari bocoran suara yang kemarin di channel youtube kawasaki indonesia yang saya dengar kok suaranya seperti kependam gitu, memang menjerit tetapi seakaan mulut tertutup. Mungkin karena efek katalis konverternya jadi suaranya dibikin adem di telinga. Dengar - dengar juga sudah ada yang inden untuk ZX25R nya dengan harga 100Jt-an. Dan seperti biasa kawasaki memberikan opsi SE (Special Editon)  untuk memberikan variasi model dan harga.  

Nah pertanyaan, kemana si R25 dan CBR250RR apa gak ikutan seperti si kawasaki? Kalo asumsi saya mengenai R25 tidak akan berubah secara signifikan dalam waktu dekat meskipun di Indo telah membangun pabrik untuk mesin CP2. CP2 itu sendiri merupakan twin silinder yang gerakan pistonnya crossplane dan mesin itu sendiri telah banyak dipakai oleh moge - moge yamaha. Seperti Tenere dan MT07, suaranya yang khas cross plane membuat 2 silinder menjadi lebih berkarakter. 

Bicara soal perubahan secara signifikan R25 bisa saja terjadi, peluang R25 menggunakan mesin CP2  bisa saja terjadi tetapi R25 adalah produk international yang telah dipasarkan ke berbagai negara dan faktor desain serta pemilihan mesin juga bukan hanya di indonesia saja melainkan diseluruh belahan dunia yang telah dimasuki R25. Jadi untuk perubahan R25 secara total membutuhkan survei secara menyeluruh ke berbagai negara agar dapat bisa diterima oleh semua konsumen

Namanya juga honda, gak bakalan mau pasar otomotifnya diambil alih oleh pabrikan lainnya. Sudah banyak cerita kalau honda berusaha menduduki otomotif kasta roda dua. Seperti Beat vs Mio, Vixion vs CB150R dan masih banyak lagi. Kali ini yang akan saya bahas mengenai gosip CBR akan mengandalkan mesin V TWIN nya untuk melawan si NINJA. 



Gambaran dari website motosaigon vietnam yang memperlihatkan jika mesin yang diusung oleh CBR250RR berbekal V TWIN. Jika diperbesar lagi soal mesin akan tampak seperti ini


Terlihat secara jelas dua buah blok mesin berbentuk V 

Sebelum adanya paten gambar tersebut honda telah lama menggunakan mesin V TWIN pada keluarga VTRnya. Dari VTR ini honda juga memproduksi berbagai macam genre, seperti naked bike, adventure hingga tipe sport. Mungkin dari kesuksesan tersebut honda ingin melanjutkan seri V TWINnya untuk dicangkokan ke CBR250RR. Lantas apa kelebihannya mas bro? Banyak....

Browsing aja di mbah google tentang kelebihan mesin V TWIN. Tapi intinya karakter mesin V TWIN adalah di torsinya yang badak cuma tinggal di utak-atik agar sesuai dengan motor sport CBR250RR. Soal suara ya mirip dikit dengan moge italia si DUCATI. Cuma ducati L TWIN jadi penggabungan antara honda win dan honda GL ada blok piston yang berdiri dan selonjorannya hhe...

Itu masih soal mesin doang yang saya bocorkan. Rencana tahun 2021 mesin tersebut akan dipakai di CBR250RR. Pastinya fitur - fitur moge kelas atas akan diturunkan di CBR terbaru ini 

Menurut saya CBR250RR ini sudah pisah dengan keluarganya, bagaimana tidak? klan fireblade julukan CBR series harus menggunakan mesin V TWIN yang notabene miliki keluarga VTR. CBR series identik dengan suara vrommmm.. vroommm.... nya untuk silinder 4 segaris.

Untuk apa Honda harus memakai mesin ini? ya kembali lagi soal cuan mas bro... Selama itu menguntungkan dan arah konsumennya jelas why not?  toh selama si bit laku bak kacang goreng honda gak bakalan pusing mikirin si cibier laku keras apa enggak.  

Belum ada Komentar untuk "Desas - desus CBR250RR akan menggunakan V-Twin untuk melawan NINJA"

Posting Komentar

Bagaimana menurut pendapat kalian.. silahkan like,share dan komen

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel