Touring 178 km Madiun - Malang with Honda Kharisma 125D 2003



Awalnya saya masih mikir - mikir untuk melakukan perjalanan sejauh 178km karena sudah lumayan lama gak naik motor dengan waktu tempuh yang lumayan jauh kayak gini. Apalagi naik bebek tuir angkatan 2003 ini, tapi saya beranikan diri demi menghemat ongkos jika harus dipaketkan via kereta ke malang wkwk...

Oh iya motor ini merupakan motor orangtua saya yang saya bawa ke kota MADIUN, tapi karena ada suatu urusan motor ini harus dipulangkan kembali ke habitatnya di MALANG. Jadi pilihannya mau di paketkan via herona kereta api dengan harga 400rban atau di naikin sendiri dengan bensin yang gak sampai 100rb.

seperti biasa, sebelum berangkat jangan lupa berdoa dan cek kondisi fisik kendaraan kita. Tapi tak kalah pentingnya kita juga harus membawa uang tunai yang cukup agar ketika terjadi ban bocor atau motor mogok dijalan gak jadi masalah besar. Dengan kondisi standart ting - ting saya beranikan diri untuk menempuh perjalanan ini. Ganti oli, isi bensin, cek tekanan ban dan bersiap berangkat. 

Saya mengambil rute via nganjuk - kediri - batu karena ingin melihat indahnya pemandangan di daerah kasembon - ngantang dan pujon. Saya memilih berangkat sehabis sholat subuh dengan asumsi jalanan masih sepi dan relatif aman. Tetapi pada saat jam - jam pagi kita juga harus waspada karena jam segitu bis sumber, mira dan eka lagi semangatnya menguasai jalanan yang kosong. Kita motor kecil harus waspada dan berhati - hati karena jika lengah sedikit saja, siap - siap nyawa melayang. Karena sudah banyak sekali korban keganasan dari bis yang punya semboyan jam mepet ini mas bro.

Sebelum berangkat saya ambil fulus dulu di ATM depan PT INKA. 


oya bagi kalian yang belum tahu PT INKA itu apa? silahkan nyari di google lebih lengkap wkwk... ya sedikit informasi yang bisa saya sampaikan bahwasannya PT INKA ini merupakan perusahaan pembuat kereta api mas bro. Mereka membuat kereta api dengan desain dan ide karya anak bangsa sendiri lho. PT INKA ini juga merupakan satu - satunya pabrik pembuat kereta api yang ada di ASIA TENGGARA. Lebih bangganya lagi produk - produk kita sudah di ekspor ke BANGLADESH dan juga PHILLIPINA. Soal kereta dalam negeri, yang kalian sering naikin itu rata - rata made in PT INKA juga mas bro. LRT JABODEBEK, LRT PALEMBANG dan masih banyak lagi. 

Back to the topic setelah dari ATM tepat pukul 5 saya langsung gas pol. Dan parahnya ini motor odometer ajaib, nih coba liat....


Meskipun diisi full tank tapi tetap aja gak kelihatan apa - apa. Memang ini merupakan kelemahan si kharisma 125D. Nanti akan saya bahas di artikel selanjutnya. Alhasil saya harus membagi rute agar selalu bisa sampai pada titik pom bensin di setiap kota. Kalau gak pintar - pintar ambil rute kan bisa berabe jika kehabisan di jalan raya. Asumsi saya 1 liter bisa mencapai kurang lebih 30 - 40 kilometer. Dan kapasitas tangki kharisma ini 3 liter lebih. So saya saya harus mengisi dua kali agar aman sentosa dijalan. Titik pemberhentian yang saya ambil yaitu di daerah alun - alun NGANJUK dan selanjutnya di daerah KANDANGAN. Lalu impresi berkendara yang sedikit akan saya bahas disini. 

Selama perjalanan madiun NGANJUK, motor ini lumayan anteng banget. Kena hempasan angin kendaraan besar masih tetap stabil. Memasuki area kota KEDIRI saya sempatkan untuk isi bensin pertalite. Memasuki area pegunungan di pagi hari pemandangannya keren banget dan masih belum banyak kendaraan juga. 












Kalo soal jalanan turunan dan lurus sih masih ok si kharisma ini. Tapi soal tanjakan kok lumayan lemot banget, terhitung beberapa kali saya harus over gigi agar torsinya dapet. Akhirnya setelah melewati semua pemandangan total waktu tempuhnya hampir sama dengan estimasi google map. Sampai di malang kurang lebih jam 10 pagi. Motor lemot ini sepertinya emang sudah waktunya service karburator dan harus di carbon cleaner maklum selama 99.000 ++++ jeroannya mesinnya gak pernah di apa - apa in. 

Akhirnya saya memutuskan setelah rehat sejenak berlanjut untuk melakukan carbon cleaner  pada motor ini. Perjalanan dengan jarak tempuh 178 km nonstop melewati lereng gunung Arjuna membuat saya masih bisa merasakan nikmatnya touring  menggunakan sepeda motor. Hembusan angin, salip kanan salip kiri, memaki - maki orang karena gak naik motor nya ngawur merupakan cerita ketika saya berkendara. 

Belum ada Komentar untuk "Touring 178 km Madiun - Malang with Honda Kharisma 125D 2003"

Posting Komentar

Bagaimana menurut pendapat kalian.. silahkan like,share dan komen

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel