Pahami dulu sebelum memakai Pendingin Radiator atau Oil Cooler?

Pic by otomotifnet

Penurunan suhu mesin sangat dibutuhkan ketika mesin bekerja. Biasanya mesin - mesin ini sudah dilengkapi dengan fitur pendingin. Ada yang hanya menggunakan hempasan angin dan di blok mesinnya didesain terdapat sirip - sirip pelepas panas, ada yang menggunakan radiator dan ada juga yang menggunakan oil cooler. Semua piranti tersebut bertujuan untuk memaksimalkan proses pendinginan mesin.




Pedingin radiator
Biasanya terdapat pada kendaraan yang memiliki kompresi tinggi, keadaan ruang mesin yang minim hempasan angin. Pada kasus kendaraan 2 tak adanya pendingin radiator agar suhu mesin tetap stabil dan tidak terjadi overheat
Kelebihannya :
- Mudah melepas panas mesin
- Dapat menggunakan air biasa, tetapi resikonya jeroan jalur radiator menjadi berkarat
- Hemat BBM karena panas mesin stabil
- Ketahanan mesin terjaga karena kondisi mesin selalu

Kelemahan :
- Mudah mendidih jika situasi dan kondisi mesin serta lingkungan sangat panas. Biasanya kasusnya tidak diisi dengan cairan khusus pendingin / coolant
- Jika terjadi kerusakan tidak mudah terdeteksi. Terjadinya kebocoran radiator didalam mesin maka akan sulit terdeteksi. Biasanya harus bongkar total
- Biaya perawatan tinggi karena banyak part yang digunakan serta beda jalur dengan siklus oli mesin
- Dibeberapa negara eropa karena bahan dasarnya air sangat rawan terjadinya pembekuan
- Adanya perawatan berkala seperti pergantian radiator coolant, cek tekanan tutup radiator dan pengecekan selang-selang jika terjadi retakan dan kebocoran.





Pendingin oil
Biasanya digunakan pada kendaraan yang ber kompresi rendah, atau seandainya digunakan pada kendaraan berkompresi tinggi bisanya dibarengi dengan pendingin radiator juga.
Kelebihannya :
- Dapat bertahan pada kondisi panas tinggi, karena sifat oli yang memiliki titik didih tinggi
- Perawatannya yang simple karena ikut menjadi satu dengan siklus aliran oli mesin
- Mudah diaplikasikan ke berbagai kendaraan
- Biaya yang murah karena part yang tidak terlalu banyak seperti radiator

Kelemahan :
- Pelepasan panas tidak sebaik air radiator
- Rawan terjadi penyumbatan ketika tidak rutin mengganti oli dan filter oli
- Spesifikasi oli sangat berpengaruh terhadap penurunan suhu oli
- Jumlah oli bertambah karena ada tambahan oil cooler

Ada beberapa opini terkait pemasangan radiator ini mas bro, jika memang sudah dari sononya kendaraan kalian tanpa pendingin radiator / oil cooler mending olinya beli yang rada bagusan saja. Karena selain efek ke mesin sehat, tarikan dan konsumsi BBM gak bohong jika diisi dengan oli yang berkelas. 

Kalo ngebet ingin pasang yang mending pasang oil cooler saja, tetapi resikonya kapasitas oli nambah dan juga harus rajin - rajin ganti oil filter agar tidak terjadi penyumbatan pada saluran oil cooler. 

Kenapa kok oil cooler? karena pasang radiator itu ribet pol. Kalau bukan ahlinya jangan coba - coba mas bro. Sistem pendingin radiator itu melingkar disekitar dinding mesin dan dipisahkan oleh beberapa seal karet / pembatas. Ditambah lagi harus ada water pump agar cairan radiator dapat tersirkulasi. Sensor thermostat juga harus wajib ada supaya bukaan cairan panas dan dingin stabil.  
Wah pkoknya mending beli sekalian sama motornya aja...

So, sebelum pasang oil cooler atau radiator coolant coba diresapi dulu dan dipikir - pikir lagi...

Belum ada Komentar untuk "Pahami dulu sebelum memakai Pendingin Radiator atau Oil Cooler? "

Posting Komentar

Bagaimana menurut pendapat kalian.. silahkan like,share dan komen

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel