Proses Perpanjang SIM ditengah pandemi Corona



Kok ya pas banget, waktu berakhirnya SIM 5 tahunan milik saya ditengah corona kayak gini. Aduhbiung... Kuatir juga sebetulnya mas bro. Karena sudah kebayang jika antri tes kesehatan, tes psikolog dan proses perpanjangan SIM ini dilakukan. Oh iya proses perpanjangan SIM ini dilakukan di Satlantas Polres Malang mas bro. 

Untungnya beberapa hari sebelumnya ada rekan saya yang telah melakukan perpanjangan SIM disini. Setelah diskusi soal perpanjangan ditengah kondisi seperti ini akhirnya saya beranikan diri untuk berangkat. Mau gimana lagi ya, kalo gak diperpanjang ya siap - siap bikin SIM baru..

Dengan persyaratan fotocopy KTP, SIM dan yang pasti uang tunai. Saran teman saya sebaiknya berangkat agak siang,  agar terhindar dari kerumunan. Setelah berangkat, kira - kira sampai tujuan pukul 09.30 proses tes kesehatan dan tes psikologi sangat sepi. Bahkan saya hanya ber tiga waktu itu. Tidak lupa wajib memakai masker dan hand sanitizer

Karena hanya tiga orang, maka proses pun hanya 30 menit untuk tes kesehatan dan psikologisnya. Lanjut ke bagian administrasi proses pembayaran yang ruang tunggunya juga diberikan jarak. Di dalam sini mulai ada banyak orang tetapi tetap diatur jaraknya oleh petugas


Proses selanjutnya kita harus melakukan pencocokan data serta melakukan foto terbaru. Nah keseluruhan proses ini hanya memakan waktu sekitar 2 jam mas bro. Dengan total pengeluran sebesar 160 ribu rupiah untuk SIM A jika SIM C ya sekitar 150ribu-an mas bro. 

Dari pengalaman saya ketika memperpanjang SIM dimasa pandemi seperti ini menjadikan lembaga - lembaga pemerintah ataupun swasta lebih peduli terhadap konsumennya.

Seperti contoh:
1. Ketika saya melakukan proses perpanjangan SIM ada petugas khusus yang memantau keadaan sekitar seperti ruang tunggu yang dibatasi dengan kapasitas kursi, tidak boleh berkerumun yang mengharuskan instasi menyediakan fasilitas lebih dalam arti tempat duduk tambahan.
2. Proses pembayaran antrian dibatasi ketika memasuki ruangan.
3. Proses pencocokan data pun harus betul - betul higienis mulai dari penyerahan KTP asli, tanda tangan hingga penerimaan uang tunai
4. Proses - proses yang bisa dilakukan bypass maka akan dilakukan demi mempercepat alur proses SIM agar mengurangi tumpukan antrian
5. Kuota dalam proses perpanjangan maupun pembuatan SIM baru hanya dibatasi oleh jam. Pengalaman beberapa tahun yang lalu meskipun saya datang pukul 07.00 tetap saja kehabisan ticket kuota karena kalah dengan yang datang pukul 05.00

Intinya jauh lebih responsif dan cepat dibanding dengan pengurusan SIM sebelum corona

Jadi bagi saya sisi positif dari proses perpanjangan ini adalah konsumen mendapatkan perhatian lebih oleh petugas mungkin bisa dibilang mendapatkan pelayanan yang prima dari petugas

Belum ada Komentar untuk "Proses Perpanjang SIM ditengah pandemi Corona"

Posting Komentar

Bagaimana menurut pendapat kalian.. silahkan like,share dan komen

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel