Kawasaki merancang mesin 4 silinder versi 2 tak ditambah dengan supercharger dan crossplane..


Lagi dan lagi, baru saja kemarin ZX25R turun gunung untuk mengisi line up 250cc belum habis sampai disitu sudah bikin paten yang membuat kita geleng - geleng kepala bos.... Gimana gak mumet bos dimana mesin 2 tak yang sudah disuntik mati kini dihidupkan kembali dengan tambahan supercharger ditambah putaran crossplane.. wah edan tenan...

Tapi itulah kawasaki disaat beberapa pabrikan harus berfikir membuat teknologi modern, kawasaki bisa mengambil peluang dari hal tersebut. Teknologi yang tidak terpikirkan sebelumnya bisa dibuat dan digabungkan menjadi 2 tak + supercharger + crossplane. Teknologi yang sebetulnya sudah lama tapi bisa diubah menjadi lebih baik lagi.



Demi menunjang kinerja sistem terbaru ini, kawasaki mendesain menggunakan tenaga hybrida. Memang tidak bisa dipungkiri jika tetap menggunakan teknologi konvensional seutuhnya maka biasanya terhambat dengan peraturan EURO atau gas buang. Pada umumnya sistim hybrid ini digunakan mesin bertenaga rendah karena peruntukannya hanya sebagai pengisian daya battrynya. Tapi hal ini berbeda dengan kawasaki. Kawasaki lebih memilih mesin spek tinggi untuk mengejar kualitas pengisian baterainya karena mesin akan terus mengisi sepanjang jalan dan jika dibutuhkan tenaga tambahan maka baterai bisa langsung digunakan.

Meskipun dikatakan 2 tak, tetapi desain diatas terdapat katub keluar dan masuknya juga. Mirip dengan motor 4 tak. Jadi yang dirubah hanya siklusnya saja yang dirubah dari 4 langkah menjadi 2 langkah.

Mesin dua tak mulai zaman dahulu kala bisa juga disebut mesin yang kurang ramah lingkungan. Ya mungkin terlihat dari asapnya itu ya, tapi tak bisa dipungkiri bahwa mesin dengan siklus 2 tak telah banyak membantu dalam hal kehidupan kita. Seperti sepeda motor, mesin gergaji kayu, mesin pemotong rumput, compressor dan masih banyak lagi..

Untuk apa supercharger? kalian sudah tahu kawasaki H2 kan?.. sebelumnya motor - motor jadul memang sudah ada yang memakai supercharger dan membuat tenaganya menjadi lebih besar. Fungsi dari supercharger ini untuk menekan udara masuk melewat katub intake. Bedanya dengan motor 2 tak tanpa klep atau katub, bahan bakar ditarik dengan piston dan setelah terbakar langsung dibuang.

Adanya katub masuk dan keluar memungkinkan tingkat terbuangnya bahan bakar yang belum terpakai lebih kecil. Karena diatur oleh katub masuk dan keluar. Jadi mungkin bisa dibilang lebih irit ketimbang 2 tak konvensional yang tidak menggunakan katub. Bagaimana soal tenaganya? saya rasa pasti lebih besar ketimbang KIPS, karena supercharger memutar hingga 150.000rpm dan menekan masuk kedalam ruang bakar.




Karena mesinnya bertipe dua langkah maka setiap silinder memiliki peristiwa pembakaran setiap engkol putaran 360 derajat, bukan setiap 720 derajat. Jika hal ini digunakan seperti kebanyakan mesin 4 silinder maka yang terjadi 2 silinder akan menyala secara bersamaan. Kawasaki mengadopsi crank crossplane berguna untuk mengatur agar tidak terjadi ledakan secara bersamaan. Membagi tenaga secara merata dengan tiap silinder berputar sebesar 90 derajat.

Renacananya model mesin hybrid dua langkah seperti ini akan diperuntukkan untuk mesin line up kawasaki secara luas, seperti motor, perahu, sepeda roda tiga dan kereta. Lantas kapan bakal dipakai di Indo? mungkin tidak dalam waktu dekat, tapi yang pasti kawasaki tak ingin menghilangkan mesin dua langkah, mereka melawan dengan pembaharuan turbocharge dan crossplane.



Belum ada Komentar untuk "Kawasaki merancang mesin 4 silinder versi 2 tak ditambah dengan supercharger dan crossplane.. "

Posting Komentar

Bagaimana menurut pendapat kalian.. silahkan like,share dan komen

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel