Dibalik kepraktisan motor matic ada modus tersembunyi


Dulu motor matic dianggap banci bagi yang mengendarai seorang pria. Motor kopling identik dengan pria karena bisa blayer blayer agar kelihatan garang. Namun saat ini dimana-mana udah macet jika harus kopling terus terusan ya lumayan pegel, selain itu kelemahan motor laki ada pada fungsionalnya. Motor laki harus ada tas atau box tambahan untuk membawa barang lebih. 

Dari situlah keribetan orang membawa barang semakin jadi peluang yang tinggi motor matic untuk berinovasi menjadi motor stylis tetapi tetap serbaguna untuk membawa berbagai macam barang bawaan. Sedikit opini dari saya bahwasannya kepraktisan yang didapat bukan tanpa pengorbanan. Ada berbagai macam part di dalam box cvt agar si pengemudi hanya tinggal gas dan jalan saja tanpa perlu repot mengoper gigi. Ada sisi keuntungan yang tinggi dari pabrikan ketika memproduksi motor matic. 

Karena banyaknya part yang ada didalam box cvt maka ini jadi peluang untuk pabrikan menjual part penggantinya ketika service. Motor matic gak seperti motor bebek dan motor laki yang hanya isi oli setel kekencangan rantai, cek kampas rem langsung Go... 

Matic gak seperti itu. Tiap 10rb wajib bongkar box cvt. Pengecekan mulai dari van belt, roller, pulley dan kampas ganda dan pelumasan bearing ini yang menurut saya cukup fatal. Grease, ya orang bilang gemuk atau pelumas yang agak kental mirip balsem itu. Bagian - bagian pada pulley gak bisa telat grease atau pelumasan. Telat sekali maka sudah wajib ganti. Bearing yang ada di dalam pulley sekali rusak karena kurang pelumasan gak bisa diperbaiki. WAJIB ganti baru. Grease yang baik penentu umur panjang pada bearing. Karena ketika bearing berputar maka panas juga bisa dihasilkan akibat gesekan. Grease yang murahan sudah pasti cepat kering dan membuat grease sulit berputar. Baiknya beli grease aftermarket yang berkualitas. Grease gak bisa diturunkan kualitasnya karena ini penentu keawetan bearing. 

Itu masih seputar grease, belum van belt yang sudah retak wajib hukumnya diganti. Jika tidak diganti dalam kurun waktu tiap 20rb maka tarikan jadi boyo lemot. Seakan ada makhluk halus yang megang dibelakang motor. Digas tapi larinya delay. Lama kelamaan van belt bisa putus kalo diteruskan karena sudah retak 

Roller peyang atau sudah tidak bulat lagi. Ini juga wajib ganti jika tidak motor jadi agak ketahan ketika ingin naik rpm. 

Kampas ganda, kalo habis ya wajib ganti. Kalo gak diganti efeknya tarikan jadi lucu. Gas sudah besar sudah digeber cuman hanya mampu lari 50km per jam alias selip.


Slide piece. Ini yang jarang diperhatikan. Slide piece ini berguna untuk menjaga keseimbangan roller didalamnya. Ini biang kerok matic bersuara dero dok dok dok ketika rpm rendah. Mirip seperti suara piston yang agak kocak.  


Oli gear. Wow ini udah mirip mobil mas bro, dari dulu motor bebek maupun motor matic oli ya hanya oli mesin. Gak ada tambahan oli lainnya. Beda dengan motor matic yang setiap 10rb km wajib ganti oli gear jika tidak siap-siap gearnya jadi dengung karena sudah telat ganti oli. Jangan lupa selang pernapasan juga diperhatikan. Sobek sedikit wajib ganti. Kalo tidak diganti siap-siap oli gear jadi cappucino karena oli bercampur dengan air yang masuk lewat selang yang sobek.

Jadi dibalik kepraktisan motor matic ini modus pabrikan meraup untung sebanyak mungkin dari pergantian part yang cukup banyak. Jika part fast moving pada motor bebek dan motor laki hanya sebatas kampas rem dan oli. Berbeda hal dengan motor matic yang hampir semua spare partnya fast moving.  Intinya gak bisa sembrono gak bisa disamakan seperti motor bebek yang hanya ganti oli dan tarik rantai aja. Motor matic wajib cek jeroan CVT minimal per 10rb kilometer supaya gak sampe putus van belt. Van belt putus? ya dorong sampe ketemu bengkel. 

Saya rasa selama konsumen merasa nyaman dan praktis tidak masalah jika harus membayar biaya pergantian spare part sebanyak itu karena ini sebuah konsekuensi dari sebuah kepraktisan.

Belum ada Komentar untuk "Dibalik kepraktisan motor matic ada modus tersembunyi "

Posting Komentar

Bagaimana menurut pendapat kalian.. silahkan like,share dan komen

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel